Kamis, 10 Maret 2011

Arti Sistem

Arti Sistem

Sistem pada dasarnya adalah suatu “organisasi besar” yang menjalin berbagai subjek atau objek serta perangkat kelembagaan lainnya. Subjek atau objek pembentuk sebuah sistem dapat berupa orang-orang atau masyarakat, yaitu : sistem sosial atau sistem kemasyarakatan, sistem kehidupan atau sistem lingkungan, sistem peralatan, sistem informasi, atau bahkan kombinasi semuanya. Sistem tidak hanya terdiri dari himpunan objek atau himpunan subjek saja, akan tetapi kan bertambah lengkap jika ada perangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalin subjek atau objek itu bekerja, berhubungan dan berjalan. Karena perangkat kelembagaan tersebut meliputi wadah tempat subjek atau objek berhubungan, cara kerja menjalin hubungan serta mengatur norma yang mengatur hubungan tersebut agar serasi.
Keserasian hubungan tersebut termasuk bagian dari sebuah sistem karena sebagai suatu “organisasi”, setiap sistem pasti mempunyai tujuan tertentu. Dengan keserasian itulah yang akan dinilai apakah sistem tersebut sudah tercapai atau belum. Guna membentuk keserasian itulah diperlukan kaidah atau norma yang harus dipatuhi oleh setiap perangkat dari system. Kaidah atau norma tersebut dapat berupa aturan dan peraturan, baik yang tertulis maupun yang tidak dan juga dapat berupa ketentuan-ketentuan teknis.
Sebuah sistem senantiasa bersifat kompleks. Pada dasarnya, sistem selalu mempunyai subsistem, yakni sistem-sistem yang lebih kecil yang merupakan bagian dari sebuah sistem. Sebaliknya, setiap sistem pada hakekatnya merupakan bagian dari suprasistem, yakni sebuah sistem yang lebih besar kemana ia menginduk. Setiap sistem saling berkaitan satu sama lain, dan keterkaitan antara sistem-sistem tersebut sangan bervariasi. Perekonomian dalam sebuah negeri dapat berjalan atau dijalankan dipengaruhi oleh politik kekuasaan di Negara itu diterapkan, juga ikut didasari oleh budaya masyarakat yang membentuk bangsa tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar